Header Ads


Demi Keamanan, Malam Hari Warga Balerante Pilih Tidur di Baledes


Sekda Jateng dan Bupati Klaten menemui pengungsi di Baldes Balerante. Foto: Sri Warsiti
KLATEN, kebumenonnews.com - Sekda Provinsi Jawa Tengah, Sri Puryono, Bupati Klaten Hj Sri Mulyani dan sejumlah pejabat meninjau lokasi pengungsian warga Merapi di Balai Desa (Baldes) Balerante, Kemalang, Klaten, Sabtu (2/6).

Sri Puryono menekankan agar jajaran Dinas Kesehatan mulai melakukan persiapan yang diperlukan untuk antisipasi kesehatan para pengungsi/warga lereng Merapi. Meliputi pengaturan tenaga medis, obat-obat dan sarana pendukung lainya agar disapkan lebih awal. Selain itu, juga kebutuhan shelter yang mungkin dibutuhkan jika terjadi kondisi darurat.

Dokter Cahyono dari Dinas Kesehatan Klaten menjelaskan, sekitar 30 tenaga medis telah disiapkan untuk melayani tiga shelter, apabila digunakan untuk pengungsian jika terjadi kondisi darurat. Untuk saat ini untuk desa Balerante masih bisa dilayani petugas Puskesmas setempat.

Sebelumnya, Bupati Klaten Hj Sri Mulyani, juga telah naik ke desa-desa di lereng Merapi untuk memantau kondisi Merapi dan menenangkan warga. Bupati menyapa dan menenangkan warga yang sempat turun ke Balai Desa Balerante. Bupati juga berharap, agar warga meningkatkan kewaspadaan.

Bupati juga mengunjungi posko pantauan Merapi 907 di Dusun Gondang, Desa Balerante, Kemalang, yang berjarak 5,7 km dari puncak Merapi . Di posko ini, bupati beserta staff mendengarkan masukan dan cerita dari warga dan para relawan yang berjaga 24 jam memantau Merapi.

Rombongan Bupati juga mengecek rekaman seismograf dan CCTV milik BPBD Jateng yang dipasang di posko tersebut.

Kepala Seksi pemerintahan Desa Balerante, Tomi mengatakan, di titik pengungsian Balai Desa Balerante siang hari terdapat sekitar 11 warga, terdiri dari 7 lansia dan 4 balita. Pada malam hari pengungsi mencapai 70 sampai 100 orang.

“Kalau siang biasanya warga menengok rumah dan aktifitas harian. Untuk bahan makanan dan sembako sudah dikirim dari BPBD Klaten tidak lama setelah Merapi Meletus kemarin,” kata Tomi. (Sit/KR/adm)
Powered by Blogger.