Header Ads


Perda KTR Efektif Berlaku, Merokok di Kebumen Tak Lagi Bebas

Plt Bupati Kebumen Yazid Mahfudz, melakukan video confrence dengan Menteri Kesehatan RI Nila Djuwita F Moeloek, di Bapelkes Gombong, Kamis pagi.
GOMBONG, kebumenonnews.com - Peraturan Derah (Perda) Kabupaten Kebumen Nomor 10 Tahun 2017 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) efektif berlaku mulai hari ini, Kami 31 Mei 2018. Artinya mulai hari ini para perokok di Kabupaten Kebumen, tak lagi bisa merokok di sembarang tempat.

"Karena sudah mulai berlaku perdanya (Perda KTR) tentu kalau ada yang melanggar akan kena sanksi. Karena kalau perda tanpa ada sanksi nanti nggak efektif," tegas Plt Bupati Kebumen Yazid Mahfudz, usai mengikuti video confrence dengan Menteri Kesehatan RI Nila Djuwita F Moeloek, di Bapelkes Gombong, Kamis pagi.

Jika ada yang melanggar, maka akan dikenai denda Rp 500 ribu. Sedangkan bagi yang menjual, mengiklankan atau mempromosikan produk tembakau di wilayah KTR, dapat dikenai hukum pidana paling lama dua tahun. Atau dikenai denda paling banyak Rp 1 juta.

Pria yang juga Ketua Gerakan Anti Merokok (GAM) Kabupaten Kebumen ini menegaskan peraturan tersebut tidak mengharamkan orang merokok. Tetapi, mengatur para perokok tidak merokok di tempat-tempat yang dilarang.

Menurutnya, ada tujuh titik yang menjadi daerah dilarang merokok. Yakni fasilitas kesehatan, tempat proses belajar-mengajar, tempat anak bermain, tempat ibadah, angkutan umum, tempat kerja serta tempat umum.

"Jadi mohon kepada masyarakat dan Satpol PP agar benar-benar menaati perda yang sudah diterapkan ini," katanya.

Selain itu, dalam waktu dekat akan ada 35 desa jadi pilot project yang akan menyusun Perdes tentahg KTR yang ada di Kebumen. "Kita terus lakukan sosialisasi agar masyarakat semakin tau," tandasnya.

Hadir mendampingi Plt Bupati, Kepala Dinas Kesehatan Kebumen Y Rini Kristiani, Kepala Dispermades P3A Kebumen, serta sejumlah pejabat lainnya.(*/adm)
Powered by Blogger.