Header Ads


Musim Kemarau, Perajin Bata di Petanahan Untung

Perajin di Desa Karanggadung Petanahan Kebumen saat proses pembuatan batu bata Foto:Dasih
PETANAHAN, Kebumenonnews.com - Musim kemarau kering di Kebumen saat ini ternyata sangat menguntungkan bagi para perajin batu bata di sejumlah desa di Kebumen, karena mendukung kelancaran proses produksi batu bata secara kualitas maupun kuantitasnya.

"Kemarau kering atau kemarau yang tak diselingi hujan di desa kami sudah berlangsung hampir sebulan lamanya. Selain memperlancar proses penjemuran kueh, juga membuat kualitas batu bata yang kami produksi menjadi bagus," ujar perajin batu bata Desa Karanggadung Kecamatan Petanahan Kebumen, Terus, Jum'at (18/05/2018).

Kemarau kering juga menyebabkan proses penjemuran kueh atau tanah liat yang sudah dicetak segi empat bisa berlangsung 3 sampai 4 hari saja. Lain halnya bila terjadi kemarau basah atau kemarau yang masih sering diselingi dengan turunnya hujan, pengeringan kueh bisa berlangsung 7 sampai 10 hari.

"Kualitas batu bata yang dihasilkan juga lebih bagus, karena sebelum dibakar kondisi kueh benar-benar sudah kering. Sebaliknya, pada saat musim kemarau basah seringkali batu-bata yang dihasilkan kualitasnya kurang bagus," ujar Terus yang memiliki tobong pembakaran berkapasitas 3 ribu buah batu bata .

Berlangsungnya kemarau kering yang menghasilkan batu bata berkualitas bagus ternyata juga memudahkan penjualan batu bata mereka. Apalagi di saat banyak warga masyarakat yang membangun rumah maupun musim pelaksanaan proyek-proyek pembangunan gedung. (Dwi/KR/adm)
Powered by Blogger.