Header Ads


Kebumen Raih 12 Medali Diajang Popda SMA/SMK Provinsi 2018

KEBUMEN, Kebumenonnews.com - Kontingen Kabupaten Kebumen meraih 12 medali yakni 3 emas, 4 perak dan 5 perunggu dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) SMA/SMK sederajat tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2018 yang dihelat sejak Senin (6/5) hingga Rabu (9/5) lalu di Semarang.

Perolehan medali ini mengantarkan Kebumen di posisi tengah atau berada di peringkat 18 dari 35 kabupaten/kota yang ambil bagian dalam ajang Popda tersebut.

Kasi Pembinaan Olahraga Disporawisata Kebumen, Mulyadi S.Sos bersyukur jika para atlet saat ini baru mampu menyumbangkan 12 medali untuk Kabupaten Kebumen.

"Raihan medali memang belum memenuhi target sebagaimana yang kami harapkan. Meski demikian, kami akan terus memperbaikinya pada ajang Popda di tahun berikutnya. Kita hanya dapat 3 emas dari cabang atletik, 4 perak dari cabang pencak silat, karate, judo, dan atletik, serta 5 perunggu dari cabang atletik, tenis lapangan, voli pasir, judo dan taekwondo," jelas Mulyadi.

Menurut Mulyadi, peluang untuk menambah emas sejatinya cukup terbuka, terutama pada cabang olahraga pencak silat, taekwondo dan judo sebagai cabang olahraga yang diunggulkan untuk meraih medali emas.

Menurut pengamatan Mulyadi, secara pengalaman atlet kita sejajar dengan lawan. "Namun atlet kita memang belum beruntung untuk meraih medali emas di cabang tersebut," ujar Mulyadi.

Kontingen Kabupaten Kebumen berhasil meraih 3 medali emas dari cabang olahraga atletik dipersembahkan oleh Faikhatul Hikmah yang menyumbang dua emas di cabang lari 100 meter dan Lompat jauh.

Sedangkan estafet putra meraih emas dari atlet Ajun Prasetya, Muhammad Khairul, Nanda Ridho dan Gigih Gita.

"Meski hanya meraih 12 medali namun tetap kita syukuri. Masih ada waktu untuk memperbaiki dan mempersiapkan atlet-atlet kita yang lebih tangguh untuk tahun depan. Mengukir prestasi belum berakhir. Karena itu kami butuh dukungan semua pihak untuk memperbaiki prestasi kedepannya," ujar Mulyadi.

Namun ada yang lebih membanggakan, yakni dalam satu dasa warsa cabang olahraga tenis lapangan yang belum pernah meraih medali, pada tahun ini meraih perak atas nama Doni Catur Prakoso yang dikalahkan atlet asal Sukoharjo yang berada diperingkat 2 nasional pada saat semi final.

"Hasil yang kita peroleh saat ini hendaknya menjadi spirit buat para atlet pelajar kita agar lebih meningkatkan latihannya demi meraih prestasi yang lebih gemilang lagi di tahun mendatang, demi mengharumkan nama Kebumen di bidang olahraga," tutup Mulyadi.(mn/adm)
Powered by Blogger.