Header Ads


Jelang Ramadan, BPOM Intensif Lakukan Pengawasan

JAKARTA, Kebumenonnews.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) akan mengintensifkan pengawasan terhadap makanan menjelang dan selama bulan suci Ramadan.

Pengawasan juga dilakukan terhadap takjil atau penganan berbuka puasa dijual di pasaran, untuk mencegah adanya makanan mengandung bahan berbahaya.

"Setiap tahun melakukan pengawasan takjil pada saat bulan puasa, kita membuat edaran terhadap Balai POM seluruh Indonesia untuk intensifikasi pengawasan menjelang Ramadan," kata Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan BPOM, Suratmono.

Menurutnya target utama pengawasan adalah pangan yang rusak, tidak terdaftar dan kedaluarsa. Kemudian takjil. "Makanan takjil, itu pun kita sudah punya data ya seperti mutiara, pupuk merah, mi basah yang sering beredar kita fokus disana," terang dia.

Suratmono mengklaim bahwa makanan mengandung zat berbahaya seperti penggunaan boraks dan formalin di pasaran sudah menurun. Menurutnya itu merupakan dampak dari gencarnya razia gabungan.

"Itupun (zat berbahaya) sudah mengalami penurunan di lapangan. Karena BPOM tidak bekerja sendirian melainkan juga bekerjasama dengan dinas-dinas terkait di pemerintah daerah," kata dia. (Ivan aditya/adm/KR)
Powered by Blogger.