Header Ads


Herwin Bantah isu Gombong memisahkan diri dari Kebumen, Dakota Jadi Upaya Gugah Masyarakat Lebih Peduli Kebumen

Herwin Kunadi
GOMBONG, Kebumenonnews.com - Herwin Kunadi menegaskan Dewan Tata Kota Gombong tidak ada kaitannya dengan wacana memisahkan diri dari Kebumen. Dalam bekerja, Dewan Tata Kota atau Dakota yang terdiri dari 9 orang, juga tidak mendapatkan insentif atau honor.

Herwin menegaskan, gerakan ini murni sebagai bentuk kepedulian masyarakat juga bentuk kontribusi positif bagi kemajuan daerah, Selasa (8/5).

Dakota, justru berniat menjalin kerja sama dan membantu Pemkab Kebumen dalam membenahi Kota Gombong. "Sebagai sebuah forum, ini bahkan belum final. Kami bertugas mempersiapkan forum itu. Nama forum bisa saja berubah. Yang pasti, kami adalah mitra pemerintah. Dan apa yang kami usulkan murni dari aspirasi masyarakat," imbuh Herwin yang dipercaya sebagai Ketua Sementara Dakota.

Herwin perlu menegaskan hal tersebut, agar tidak terjadi salah persepsi di kalangan masyarakat yang kemudian mengaitkannya dengan isu Gombong memisahkan diri dari Kebumen. Dakota adalah mitra Pemkab. Fungsinya, menyerap aspirasi masyarakat untuk bahan masukan Pemkab. Jadi, Dakota terbentuk lebih karena mereka punya niat tulus membangun wilayah.

Sebagai warga Gombong, Herwin, Ketua 1 Gapensi Kebumen itu, memulainya dari wilayah tersebut.
Nantinya model ini akan terbentuk juga di skala lebih luas dalam hal ini Kebumen. Intinya masyarakat dapat bersinergi dengan Pemkab membenahi lingkungan, tata kota dan wilayah serta infrastruktur

"Apalagi dengan dibangunnya Bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kulonporogo, DIJ dan jalan nasional di wilayah selatan. Kebumen harus mempersiapkan diri dalam segala bidang. Jadi yang di Gombong ini sebagai upaya menggugah kesadaran masyarakat. Dimulai dari Gombong dan harapannya ke depan Kebumen," imbuh pria yang juga Ketua Kadin Kebumen bidang infrastruktur tersebut.

Sejauh ini, Herwin mengapresiasi tanggapan dan respon dinas terkait, khususnya Dinas Perkim LH yang sangat responsif dalam menyikapi permasalahan yang ada di Gombong. "Persoalan sampah dan penataan Lapangan Manunggal sudah diatasi setelah puluhan tahun sebelumnya tak kunjung ditangani. Kami sangat mengapresiasi Kepala Dinas Perkim LH, Bapak Edi Riyanto dan jajarannya," imbuh Herwin.

Terpisah, Anggota DPRD Kabupaten Kebumen, Tunggul Jalu Aji, mengapresiasi geliat kepedulian elemen masyarakat Gombong. Gerakan semacam ini, diyakini akan membawa dampak positif bagi Kebumen ke depan. Dan, sudah semestinya, Pemkab atau dalam hal ini Bupati meresponnya dengan tangan terbuka.

"Sudah saatnya suara rakyat dan masyarakat didengar. Apalagi, bila mereka punya tujuan baik membangun daerah," ujar dia. (cah/adm)
Powered by Blogger.