Header Ads


Diingatkan 'Mbah' Rono, Pengungsi Gunung Merapi Pulang ke Rumah

Ilustrasi.
SLEMAN, Kebumenonnews.com - Ratusan pengungsi Gunung Merapi yang berada di Kantor Desa Glagaharjo Kecamatan Cangkringan, SD Sanjaya Tritis serta Rumah Heru Dusanto Pakem sudah dipulangkan ke rumah mereka masing-masing. Meski demikian, mereka tetap dihimbau untuk terus waspada.

Pemulangan pengungsi tersebut dilakukan secara bertahap. Pengungsi di Desa Glagaharjo Cangkringan dipulangkan, Senin (28/5) pagi. Ada 40 jiwa dipulangkan menuju Dusun Kalitengah Lor. Sebelumnya mereka mendapatkan pencerahan dari Mantan Kepala Vulkanologi dan Mitigasi Bencana (PVMBG) Surono sehari sebelumnya yang menyatakan jika tempat tinggal mereka berada di luar daerah bahaya yang direkomendasikan, yakni 3 kilometer.

"Beliau berpesan dalam bahasa Jawa, 'Sing podo ngungsi oleh mulih, tur tetep sak wayah-wayah eling lan waspodo Merap. Proses pemulangan menggunakan armada, tiga pick up, sebuah truk dan satu ambulance. Sedangkan empat pengungsi yang sempat menjalani rawat inap di RS PKU Muhammadiyah Cangkringan juga sudah diperbolehkan pulang," ungkap Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman Makwan, Selasa (29/5).

Malam harinya juga dilakukan proses pemulangan terhadap 152 warga yang sempat mengungsi di SD Sanjaya Tritis dan rumah Heru Dusanto. Sebelumnya warga mendapatkan pencerahan dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) serta BPDB.

"Radius aman saat ini masih di 3 kilometer dari puncak. Sedangkan Dusun Turgo ada di radius 6 kilometer dari puncak, sehingga berada di radius aman. Pemulangannya dilakukan sekitar pukul 23.00 WIB,” jelas Makwan.(Awh/KR/adm)
Powered by Blogger.