Header Ads


Besok, Tol Laut Cilacap Diresmikan

CILACAP, Kebumenonnews.com - Program tol laut di Cilacap atau Laut Selatan Jawa akan diresmikan operasionalnya pada Rabu (9/5/2018) besok. Direncanakan program ini akan dilakukan oleh Plt Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko.

“Peresmian operasionalnya nanti dilakukan di Dermaga Wijayapura,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Cilacap, Tulus Wibowo, Senin (7/5/2018).

Saat ini, kapal perintis yang akan membawa logistik dari Cilacap menuju ke Surabaya, Banyuwangi sampai ke Celukan Bawang Bali ini sudah berada di Cilacap sejak akhir April lalu. Transporter atau penyedia kapal ini berasal dari Surabaya.

Kepala KSOP Kelas II Cilacap Wigyo beberapa saat lalu mengatakan kapal rintisan ini berukuran sekitar 3300 GT, dengan kapasitas 4.200 ton. Pelayaran perintis ini akan menghubungkan antar kabupaten di selatan Jawa, mulai dari Cilacap sampai Kulonprogo, Pacitan, Trenggalek, Banyuwangi menuju ke Pelabuhan Celukan Bawang Bali.

Berawal dari Pelabuhan Tanjung Intan Cilacap karena Cilacap dijadikan sebagai ‘home base’ atau pelabuhan pangkal pelayaran perintis di Jawa Bagian Selatan. Untuk muatannya, kata dia, diharapkan merupakan produk-produk lokal. Sebab, pelayaran perintis berarti kapal-kapal ini mendorong perkembangan ekonomi, sehingga diharapkan mampu mengangkat perkembangan ekonomi masyarakat sekitar.

“Saya berharap ada produk lokal berbasis kerakyatan yang dibawa, sehingga mendorong perkembangan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Kapal-kapal ini, kata dia, akan membawa muatan selama 14 hari, atau dalam satu ‘round proyek’ dari Cilacap-Banyuwangi-Celukan Bawang Bali pulang pergi ditempuh dalam waktu 14 hari.

Tol laut ini mendukung Cilacap yang dijadikan sebagai pusat kegiatan nasional. Dengan adanya tol laut di bagian selatan Jawa ini juga diharapkan bisa mengurangi kepadatan lalu lintas darat di Pulau Jawa.

Sekadar diketahui, tol laut bukan berarti tol yang dibangun di atas laut. Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui YouTube resminya menjelaskan tol laut adalah jalur laut yang bebas hambatan. Jalur itu menghubungkan antar pelabuhan di Indonesia.

Dengan adanya konsep tol laut ini, tak akan ada kelangkaan sembako, kelangkaan bahan bakar minyak, dan kelangkaan semen. Sebab, semua itu bisa didistribusikan melalui jalur bebas hambatan di laut. Bahkan, Presiden Jokowi menjelaskan dengan adanya tol laut, harga barang akan lebih murah.

Bahkan, menurutnya, pemerataan ekonomi akan tercapai. Maka, dengan adanya tol laut di selatan pulau Jawa, distribusi sembako dan lain-lain dilakukan dengan lebih baik. (ale/adm/satelitpost)
Powered by Blogger.