Header Ads


456 Calon Haji Ikut Manasik di KBIH Al Huda

KEBUMEN, Kebumenonnews.com - Sebanyak 456 calon haji dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Al-Huda melaksanakan praktek manasik di Alun-Alun Kebumen, Minggu pagi (6/5).
Praktek manasik di Alun-alun Kebumen. Foto:sugeng
Dari jumlah tersebut terdiri dari 11 Ketua Rombongan dan 44 Ketua Regu. Peserta haji yang mengikuti bimbingan pada KBIH Al-Huda nantinya dalam pelaksanaan haji akan mendapatkan tiga kali umroh gratis.

KBIH yang beralamat di Dusun Jetis Desa Kutosari Kecamatan Kebumen, sudah bediri sejak tahun 2008. Para calon jamaah juga dibimbing langsung oleh Ketua Forum Komunikasi (FK) KBIH Kabupaten Kebumen yakni KH Agus Ulin Nuha SS SPdI yang merupakan putra Pengasuh Ponpes Al-Huda KH Wahib Macfudz.

Pembimbing lainnya adalah Pengasuh Ponpes Al Huda Huda KH Wahib Macfudz, Direksi Al-Huda Abdul Mungin Sidi SAg MPdI dan dibantu 15 pengurus KBIH Al Huda.

Dalam menjalankan manasik para peserta terlihat sangat antusias. Suasana yang panas dengan terik matahari yang menyengat tampaknya tidak begitu dirasakan. Meski peluh membasahi badan, namun teriakan “labaikallah humma labaik” terdengar penuh irama semangat.

Manasik di KBIH Al Huda dilaksanakan sebanyak 50 kali, dengan teori 48 dan praktik 2. Hal ini ditambah dengan manasik bersama Kemenag satu kali. Direksi Al-Huda Abdul Mungin Sidi SAg MPdI mengatakan, pelatihan yang dilaksanakan oleh KBIH Al Huda, menggambarkan lengkap seperti perjalanan haji sungguhan. Pelatihan dimulai dengan mengibaratkan peserta haji sedang berada di tanah Makah, para jamaah kemudian berjalan menuju Padang Arafah untuk melaksanakan Wukuf. Setelah itu para jamaah haji akan berjalan menuju Muzdalifah untuk Mabit dan mencari krikil yang akan digunakan untuk melempar jumrah aqobah. Para jamaah haji kemudian berjalan lagi untuk melempar Jumroh. Mereka kemudian akan meneruskan berjalan menuju Mina dan melaksanakan Mabit di Mina.

Jamaah kemudian melempar Jumrol awal, Wusto dan aqobah. Setelah itu baru kemudian berjalan menuju Makah untuk melaksanakan Thawaf Ifadhoh. Perjalanan selanjutnya, para jamaah akan melaksanakan sya’i dari bukit Shofa ke Marwa, baru kemudian melaksanakan Tahallul.

“Setelah itu maka sempurnalah ibadah haji. Ibadah haji kali ini dilaksanakan dengan Haji Tamattu. Haji dilaksanakan dengan mendahulukan umrah dari ibadah haji,” tegas Muin Sidi.

Sementara itu Ketua KBIH Al Huda KH Wahib Mahfudz menyampaikan ibadah haji harus senantiasa dijalankan dengan sabar. Ibadah haji merupakan perjalanan dari satu hal ke hal lainnya. Ini diibaratkan seperti perjalanan manusia dari alam kandungan ke dunia saat ini. Selain itu ada pula perjalanan manusia dari alam saat ini ke alam kubur untuk menuju alam barzah. “Semua alam tersebut wajib untuk dilalui, dan tidak bisa dilewati,” ucapnya. (mam/har)
Powered by Blogger.