Header Ads


Tagana Bangun Sinergitas dengan Jurnalis, Organisasi Kepemudaan dan Komunitas Radio Amatir

Ayah, Kebumenonnews.com - Sepanjang Januari hingga Februari 2018 telah terjadi 224 bencana alam. 29 orang meninggal, 33 orang luka berat, 39 orang luka ringan, 1.829 orang mengungsi, 1.662 rumah rusak berat, 3.583 rumah rusak sedang, dan 6.459 rumah rusak ringan, dan korban terdampak sebanyak 146.794 Kepala Keluarga (KK).
Salah satu materi Water Rescue diberikan kepada Sahabat Tagana di Pantai Logending. Foto:Eman

Data bencana dari Markas Komando Taruna Siaga Bencana (Tagana) Training Centre Sentul Bogor Jawa Barat tersebut, diungkapkan Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial, Harry Hikmat, di lokasi peringatan HUT Ke-14 Tagana Tingkat Nasional di Pantai Logending, Kecamatan Ayah, Kebumen Kebumen, Minggu (1/4/2018) petang.

"Indonesia memiliki potensi bencana alam yang sangat tinggi di Asia Tenggara. Untuk itu, diperlukan kesiapsiagaan semua unsur masyarakat agar bisa mengurangi dampak bencana dan korban jiwa," ujar Harry Hikmat yang memberi apresiasi kepada sejumlah jurnalis media cetak, elektronik, dan online, serta anggota organisasi kepemudaan, dan komunitas radio amatir, yang mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Sahabat Tagana selama 3 hari mulai 31 Maret hingga 2 April 2018.

Dikatakan, Bimtek Sahabat Tagana sebagai langkah antisipasi dan meningkatkan pengetahuan penanggulangan bencana alam bidang perlindungan sosial korban bencana alam. Meteri pelatihan, di antaranya water rescue, manajemen dapur umum lapangan, dan manajemen shelter atau pengungsian.

Harapannya setelah mengikuti pelatihan, tercipta sinergitas yang optimal dalam program penanggulangan bencana Kementerian Sosial. Menurut Harry Hikmat, mereka yang lulus pelatihan akan dikukuhkan sebagai Sahabat Tagana oleh Menteri Sosial Idrus Marham pada Apel Tagana Indonesia HUT Ke-14 Tagana yang berlangsung di Pantai Logending, Senin (2/4/2018).(h4r/KR)
Powered by Blogger.