Header Ads


Singgah di Kebumen, Sri Lestari Beri Motivasi Para Penyandang Disabilitas

Kebumen, Kebumenonnews.com - Sri Lestari, sosok penyandang disabilitas yang pada beberapa waktu lalu menjadi topik perbincangan di beberapa media, baik dalam maupun luar negeri, Jumat (20/04) sore, menyambangi Kabupaten Kebumen.
Foto:sorot
Sosok Sri Lestari menjadi terkenal dan menginspirasi banyak orang terutama para penyandang disabilitas setelah ia berkeliling Indonesia menggunakan sepeda motor.

Dengan tekad yang kuat untuk meningkatkan kesadaran tentang hak-hak kaum berkebutuhan khusus, wanita yang telah sukses melakoni misi perjalanan panjang dengan motor roda tiganya dari Yogyakarta-Malang, menjelajahi 21 kabupaten/kota di wilayah Pulau Jawa dan Bali, menjelajahi Manado, Gorontalo, Palu, Poso, Rantepao, hingga Makassar.

Akhirnya tiba di Kabupaten Kebumen setelah sebelumnya singgah di Yogyakarta dan kota-kota lain dalam touringnya kali ini. Wanita kelahiran Klaten, 10 Desember 1973 itu singgah di Hotel Meotel, Jalan Ahmad Yani, Kebumen dengan mengendarai motor modifikasi yang disambungkan dengan kursi rodanya bersama tim atau rombongan club motornya.

Wanita yang dalam dunia kedokteran mengalami paraplegia, yakni kelumpuhan pada bagian bawah tubuh akibat cedera sumsum tulang belakang tersebut, menyapa para penyandang disabilitas yang tergabung dalam komunitas Rumah Inklusif Kebumen dalam acara Bumen Artklusif.

Tak hanya menyapa, dengan penuh semangat sosok inspiratif itu juga memotivasi serta membagikan kursi roda kepada penyandang disabilitas yang tergabung dalam komunitas Rumah Inklusif Kebumen.

Tak berlangsung lama, rutinitas touring untuk menyapa para penyandang disabilitas di sejumlah kota di Indonesia yang tengah dilakoninya pun membuat perjumpaannya dengan para penyandang disabilitas di Kebumen harus berlalu.

"Memotivasi para penyandang disabilitas agar terus semangat menjalani hidup sudah menjadi rutinitas sekaligus tugas saya.
Setelah ini, saya harus menemui teman-teman penyandang disabilitas di Purwokerto dan kota-kota lainnya. Jadi terpaksa saya harus undur diri,” ujarnya.

Dirinya berharap, suatu saat nanti dirinya bisa bertatap muka kembali dengan para penyandang disabilitas yang ada di Kebumen dengan keadaan yang lebih baik serta semangat yang tetap terus terjaga.

"Semoga suatu saat nanti saya masih diberi kesempatan lagi untuk bertemu dengan teman-teman yang ada di Kebumen ini,” harapnya.(syarif/sorot)
Powered by Blogger.