Header Ads


Satu Korban Ditemukan, Pencarian Korban Tenggelam Pantai Laguna Terkendala Cuaca

Evakuasi korban terseret ombak. Foto:bpbdkebumen
Mirit, Kebumenonnews.com - Korban hilang terseret ombak di Pantai Laguna Lembupurwo Kecamatan Mirit, Minggu pagi (22/04) ditemukan. Setelah dilakukan pencarian selama tiga jam setelah kejadian korban Suharmanto, berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sedangkan, Muhammad Ikbal Ardiansyah, masih dalam pencarian.

Sebelumnya, Suharmanto (42) dan Muhammad Ikbal Ardiansyah (14) warga RT 01 RW 06 Desa Ungaran, Kecamatan Kutowinangun dikabarkan hilang terseret ombak saat sedang mandi di pantai.

Keluarga Suharmanto yang datang ke Pantai Laguna Lembupurwo sekitar pukul 06.30 WIB bersama istri dan dua anaknya. Kemudian kedua anaknya bermain dan mandi di bibir pantai, namun tiba-tiba ada ombak besar. Salah satu anaknya, Muhammad Ikbal Ardiansyah hanyut diseret ombak. Mengetahui hal itu, Suharmanto, berusaha menolong anaknya itu, tetapi justru dia juga ikut hanyut terseret ombak.
Pencarian korban terseret ombak di pantai laguna lembupurwo Mirit. Foto:bpbdkebumen.

Hingga Minggu petang, Tim SAR gabung belum berhasil menemukan satu korban yang hanyut digulung ombak Pantai Laguna Desa Lemburpurwo, Kecamatan Mirit.

Karena hujan, Tim SAR menghentikan sementara pencarian korban sekitar pukul 16.30 WIB. Pencarian akan kembali dilakukan pada besok pagi, Senin 24 April 2018.

"Sesuai koordinasi dan kesepakatan Tim SAR yang tergabung dalam operasi, pencarian akan dilanjutkan besok pagi," ujar Humas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kebumen, Heri Purwoto, Minggu petang.

Selanjutnya, pencarian korban besok pagi akan dibagi menjadi dua sektor, yaitu barat dan timur. "Penyisiran dimulai dari TKP kearah timur dan barat. Masing-masing sektor dua kilometer dari TKP," terang Heri.

Dalam pencarian korban melibatkan berbagai unsur potensi SAR yang ada di Kebumen. Diantaranya, BPBD Kebumen, Basarnas Pos Cilacap, Polsek Mirit, Koramil Mirit, PMI Kebumen, SAR Tunas Kelapa, SAR MTA, Komunitas Track Trabas Kebumen, RAPI Kebumen, ORARI Kebumen, Bagana, nelayan setempat serta keluarga dan masyarakat sekitar.(h4r)
Powered by Blogger.