Header Ads


Pencari Lobster yang Hilang Terseret Ombak di Pantai Karangsuren, Ditemukan Meninggal

SAR Gabungan mengevakuasi jasad korban Sambar Prestyo (49) di Pantai Pedalen Desa Argopeni, Kecamatan Ayah, Kamis 12 April 2018.Foto:SARLawet
AYAH, Kebumenonnews.com - Pencari lobster yang hanyut di Pantai Karangsuren Desa Argopeni, Kecamatan Ayah, akhirnya ditemukan SAR gabungan, Kamis 12 April 2018 sekitar pukul 10.00 WIB. Korban bernama Sambar Prasetyo (49), ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia tak jauh dari tempatnya mencari lobster.

Pertama kali ditemukan oleh nelayan, yang kemudian dilaporkan ke SAR Gabungan. Saat di evakuasi dari laut, korban tampak masih mengenakan pakaian utuh seperti saat sebelum korban dikabarkan hilang terseret ombak. Kendati demikian, lamanya jasad korban terendam di air laut membuat sejumlah anggota badan korban mengalami kerusakan, khususnya dibagian kulit korban.

Komandan SAR Lawet Perkasa, Bejo Priyono saat dikonfirmasi menjelaskan, "Jenazahnya ditemukan di sekitar TKP sudah dalam posisi mengapung," ujarnya.
Bejo menduga korban sulit ditemukan SAR gabungan karena terjepit batu karang. "Setelah beberapa hari jasadnya mengapung jadi baru diketahui," kata Bejo.

Usai dievakuasi, korban yang meninggalkan dua orang anak ini langsung dimakamkan oleh pihak keluarganya di makam desa setempat. Bejo menambahkan, sebenarnya secara resmi pencarian korban telah dihentikan pada Selasa 11 April 2018 lalu. Namun, secara mandiri SAR Gabungan bersama nelayan terus melakukan pencarian, ingga akhirnya berhasil ditemukan Kamis pagi.


Sebelumnya diberitakan, Sambar Prasetyo (49) warga Dukuh Klesem RT 01 RW 04 Desa Argopeni Kecamatan Ayah dilaporkan hilang tenggelam terseret ombak di pantai Karangsuren Desa Argopeni, Sabtu sore (07/04/2018). Kejadian tersebut disampaikan Bejo, Ketua SAR Lawet Perkasa, setelah sebelumnya dilakukan proses pencarian oleh anggotanya bersama warga namun hingga saat ini belum di temukan.

Baca juga : Terseret ombak saat cari lobster. 

Bedjo menuturkan, peristiwa laka laut itu bermula pada hari Sabtu pagi, sekira pukul 08.00 WIB. Saat itu korban berangkat dari rumahnya hendak mencari udang lobster di kawasan Pantai Karangsuren, Desa Argopeni Kecamatan Ayah. "Sekitar jam 2 siang di tunggu temannya mau makan siang, namun tak kunjung kelihatan, hingga kemudian korban dikabarkan hilang terseret ombak pantai setempat", tutur Bejo berdasar keterangan rekan korban.

Bejo menambahkan, pihaknya bersama warga dan sejumlah relawan kini terus mengupayakan pencarian terhadap jasad korban disekitar pantai setempat baik menggunakan perahu maupun pantauan dan patrol di jalur darat, selain itu juga berkoordinasi dengan BPBD Kebumen serta Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (BPPN) pos Cilacap.(h4r)
Powered by Blogger.