Header Ads


"Wande Kambang" Diresmikan, Giritirto Kemas Desa Wisata

Wande Kambang, destinasi wisata kuliner dan adventure di Desa Giritirto. Foto:Subileng
Karanggayam, Kebumenonnews.com - Giritirto adalah sebuah desa dengan luas 15,28 km2 ini terluas di Kecamatan Karanggayam, Kebumen. Desa yang berada di wilayah perbatasan antara Kabupaten Kebumen dan Banjarnegara ini, tidak menyurutkan semangat warga Desa Giritirto Kecamatan Karanggayam untuk terus membangun.

Inovasi dan terobosan terus di gagas untuk meningkatkan kualitas hidup melalui pemberdayaan warga desa dengan keramahan lokal oleh Kades Giritirto Teguh Prasetyo, menjadi Desa Wisata.

Setelah sebelumnya produk BUMDesa Kopi Gemplong, yang sudah merambah luar daerah dan Kampung "wisata edukasi" Gemplong, yang mulai dikenal diluar Kebumen, Selasa pagi (27/03/2018) Teguh Prasetyo meresmikan Wande Kambang di bantaran sungai Subah dan sungai Mondo daerah aliran sungai Lukulo wilayah desa setempat.
Ide awal Wande Kambang dari Komunitas Subileng ini menjadi daya tarik tersendiri karena perpaduan antara sarana transportasi tempo dulu ( Getek ), kuliner dan wisata.
"Wande artinya warung, kambang artinya ngambang dalam bahasa jawa, wande kambang ini sebagai upaya menggali potensi alam agar masyarakat berdaya, dengan jualan di wande kambang", jelas Teguh alias Ki Pambayun Pandawajati.

Warung yang berada diatas getek dan juga digunakan sebagai saran penyebrangan warga desa setempat, menjadi unik dan menarik ketika kita sedang menikmati makanan dan minuman sambil mendengar gemericik air sungai juga hilir mudik melintasi sungai Mondo.
Di Wande Kambang ini menjual makanan khas pedesaan seperti nasi oyek dengan sayur oseng pepaya muda, ikan kali yang digoreng, pecel, mendoan, golak dan minuman kopi gemplong serta aneka jus.

Adanya wande kambang ini diharapkan bisa menjadi salah satu daya tarik desa tujuan bagi orang kota yang ingin menikmati masakan dan minuman khas desa dengan menikmatinya diatas sungai dengan getek.
"Harapannya potensi desa ini bisa meningkatkan ekonomi masyarakat Giritirto sekaligus nguri-uri budaya leluhur yang sudah terlalu jauh ditinggalkan oleh jaman now... ", pungkasnya sembari bercanda.(h4r)
Powered by Blogger.