Header Ads


Suara Gemuruh Terus Terdengar, BPBD Bantul Bakal Turunkan Ahli Geologi

Foto:lustrasi
BANTUL - Suara gemuruh di Dusun Depok Desa Gilangharjo Pandak Bantul hingga kini belum ada kepastian penyebab utamanya. Berbagai spekulasi akhirnya muncul ditengah masyarakat. Karena belum ada kepastian, warga sempat berkesimpulan jika suara tersebut dipicu pergerakan air didalam pipa. Namun belakang muncul versi terbaru terkait asal sumber suara itu. Karena suara gemuruh itu sangat identik dengan benturan sesama batu.

Kasi Pemerintahan Desa Gilangharjo Pandak Bantul, Supriyanto SE, Rabu (28/3/2018) mengatakan, dampak munculnya suara gemuruh itu diakui memicu keresahan di masyarakat. Oleh karena itu sudah saatnya pemerintah yang punya kewenangan untuk melakukan pengecekan langsung ke lapangan.

"Dengan peristiwa ini kami berharap supaya pemerintah atau institusi terkait yang kompeten dibidangnya untuk membantu menganalisa dan memberikan kajian secara ilmiah. Supaya ada kejelasan buat masyarakat supaya tidak menimbulkan multi tapsir yang bermacam macam," ujarnya.

Pihaknya juga sudah minta kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul untuk mendatangkan ahli geologi. Supriyanto mengakui pada awalnya warga memang curiga jika sumber suara dari pipa air. Namun setelah diperhatikan dengan seksama bisa juga ada pemicu lainnya.

“Saluran air tersebut sudah ada cukup lama, sementara suara itu muncul dalam sepekan terakhir,” ujarnya.

Oleh karena itu perlu tindakan cepat untuk memastikan sumber suara itu. “Hingga sekarang suara itu masih terdengar, dan warga berdatangan untuk sekadar 'nyatakke',” jelasnya.

Sementara Kepala BPBD Bantul, Drs Dwi Daryanto MSi mengatakan, sejak mendapat informasi pihaknya langsung koordinasi dengan ahli Geologi UPN. Namun waktu itu ada informasi jika ada jika sumber suara sudah ditemukan dari jaringan pipa air. Oleh sebab itu, ahli Geologi dari UPN belum sempat turun tangan untuk melakukan kajian atau penundaan. Ketika sekarang tiba-tiba suara gemuruh terus terdengar BPBD akan segera koordinasi dengan UPN. "Yang punya jurusan dan kompeten dibidangnya itu Geologi UPN Yogyakarta," ujar Dwi Daryanto. (Roy/KR)
Powered by Blogger.