Header Ads


Puluhan Tiang Listrik Tumbang, PLN Kerja Keras Normalisasi Hingga Larut

Petugas PLN sedang melakukan perbaikan jaringan. Foto:Gunoto/kebumenonnews
KEBUMEN - Angin puting beliung yang menerjang Kebumen bagian barat, Kamis (22/3/2018), tak hanya menumbangkan pepohonan dan merusak rumah. Angin kencang juga membuat puluhan tiang listrik tumbang sehingga pasokan listrik ke wilayah tersebut padam.

Malam ini juga, PLN menerjunkan tim untuk melakukan normalisasi jaringan yang terganggu melalui APJ Cilacap dan UPJ Gombong. Vendor UPJ Gombong, Tularno mengatakan, ada sekitar 10 tiang listrik yang tumbang. Termasuk gardu induk ikut terdampak. Ini juga mengakibatkan listrik padam. Wilayah paling parah di Desa Serut Kecamatan Kuwarasan dan Adimulyo. "Akibat puting beliung, ada sekitar 10 tiang listrik yang tumbang dan patah," ujar Tularno ditemui di lokasi, Kecamatan Kuwarasan, Kamis malam tadi.

Tularno mengatakan, pada saat ini pihaknya bersama instansi terkait tengah melakukan penanganan agar listrik dapat kembali normal. Total 8 crane dikerahkan dan sekitar 70 karyawan PLN dikerahkan. "Malam ini langsung kita eksekusi. Kita siapkan tiang-tiang listrik baru dan mudah-mudahan dapat teratasi malam ini juga," ujar Tularno.

Supervisor Optis APJ Cilacap, Mustofa Rizal mengatakan, pihaknya mendapat laporan adanya kerusakan jaringan listrik akibat puting beliung Kamis siang sekitar pukul 14.00 WIB. Ada lima penyulang (wilayah) yang terdampak yakni Gombong 1, 4 5 8 dan 9. Dari titik itu, Gombong 1 dan 8 paling parah kondisinya. "Insya Allah malam ini target kami bisa selesai dan rampung malam ini," katanya.

Gunoto salah satu staff pelaksana perbaikan jaringan PLN menjelaskan, " Penanganan hingga pukul 03.00 wib dini hari, alhamdulillah listrik sudah kembali normal".

Ditempat terpisah, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Drs. Muhyidin menjelaskan, "Ada empat kecamatan yang terdampak bencana angin puting beliung di Kecamatan Gombong, Adimulyo, Kuwarasan. dan Alian".

"Saat ini penanganan tengah dilakukan bersama instansi terkait," kata Muhyidin didampingi Humas BPBD, Heri Purwoto.(h4r/KE)
Powered by Blogger.