Header Ads


Protes Waktu Jualan di Batasi, PKL Alun-alun Geruduk Kantor Satpol PP

PKL Alun-alun gerudug Kantor Satpol PP Kebumen. Foto:Nanang
Kebumen - Ratusan pedagang kaki lima (PKL) Alun-alun Kebumen menggeruduk Kantor Satpol PP Kebumen di Jalan Indrakila Kebumen, Rabu (21/3/2018). Kedatangan rombongan tersebut untuk memprotes dan menuntut pengembalian jam berjualan di Alun-alun Kebumen yang saat ini dibatasi.

Ratusan PKL tersebut datang dengan mengendarai gowes dan sepeda motor dari Alun-alun Kebumen dengan dikawal petugas kepolisian. Mereka juga membentangkan poster berisi tuntutan para PKL. Sementara itu, puluhan personel polisi dan Satpol PP sudah berjaga di sekitar area kantor Satpol PP Kebumen.

Sepuluh perwakilan PKL Alun-alun Kebumen diterima di Aula Satpol PP Kebumen oleh Kasatpol PP R Agung Pambudi untuk menyampaikan keluh kesahnya.
"Kami meminta jam berjualan dikembalikan seperti semula,” protes Muhajir Ketua Paguyuban PKL.
Hadir pula perwakilan Disperindag Kebumen Muhni dan penasehat hukum PKL Teguh Purnomo serta para Kabid di Satpol PP Kebumen.

Pertemuan sebelumnya, DPRD Kebumen menolak tuntutan PKL Alun-alun Kebumen untuk tidak membatasi jam berdagang. DPRD berpedoman Perbup nomor 88 tahun 2009 bahwa alun-alun boleh digunakan untuk berjualan mulai pukul 16.00 - 06.00 WIB. Selama para pedagang berjualan pada pukul 05.00-09.00, 11.00-15.00 dan 15.00-04.00 WIB. Jam berjualan itu dianggap telah menyalahi aturan. Disisi lain, sebagai salah satu lokasi titik pantau penilaian Adipura, maka alun-alun Kebumen perlu dijaga kebersihan dan lingkungannya.

Pertemuan itu mengabulkan tuntutan pedagang, yakni PKL diperbolehkan jualan pagi pukul 05.00-09.00 WIB, jualan siang 11.00-15.00 WIB dengan tanpa tenda. Jualan malam diberlakukan mulai pukul 15.00-04.00 WIB dengan ataupun tanpa menggunakan tenda. Sementara untuk Sabtu, Minggu maupun libur nasional berdagang sesuai kondisi.(h4r)
Powered by Blogger.