Header Ads


Pemprov Jateng Menolak, Pengelolaan Ruas Jalan Guyangan - Petanahan Tak Jelas

Jalur Guyangan-Petanahan. Foto:Istimewa/KR
KEBUMEN - Sejak tahun 2016 hingga 2018 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah agar mengambil alih pengelolaan ruas jalan pertigaan Guyangan - Petanahan dari Pemkab Kebumen.

"Namun permintaan itu selalu ditolak oleh Pemprov Jawa Tengah. Padahal sudah 3 tahun berturut-turut sejak 2016 kami berupaya mengutarakan alasan kami yang merasa kewalahan dalam menangani ruas jalan yang rawan kerusakan itu," ungkap Kabag Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Kebumen, Haryono Wahyudi MT, di ruang kerjanya, Selasa (06/03/2018).

 Penyebab rawan rusaknya ruas jalan dari pertigaan Guyangan di Desa Purwodeso Kecamatan Sruweng hingga pertigaan Jalan Daendels di Desa/Kecamatan Petanahan Kebumen tersebut menurut Haryono karena tak adanya kesesuaian antara kelas jalan dengan penggunaannya. "Ruas jalan tersebut adalah jalan kelas kabupaten.

 Namun kenyataannya, setiap harinya selalu dilewati oleh aneka kendaraan antar daerah, termasuk truk-truk dan bus-bus pariwisata. Selain itu, di masa mudik dan balik Lebaran selalu dijadikan sebagai jalur alternatif," ujar Haryono.

 Menurut Haryono, melihat penggunaannya maka status jalan sebaiknya ditingkatkan dari kelas kabupaten menjadi kelas provinsi. Peningkatan status tersebut nantinya akan ditindaklanjuti dengan peningkatan kualitas atau kapasitas jalan agar bisa mengimbangi penggunaannya sebagai jalur lalu-lintas antar daerah.

 "Pengelolaan oleh Pemprov Jawa Tengah terhadap ruas jalan itu nantinya akan meringankan beban kami dalam hal penanganan jalan. Namun hingga saat ini belum diperoleh alasan dari Pemprov Jawa Tengah menolak permintaan kami," ujar Haryono.(KR)
Powered by Blogger.