Header Ads


Gaji Turun, Perangkat Desa Mengeluh

BANYUMAS - Ratusan perangkat desa (Perdes) yang ada di Banyumas, sekitar dua bulan mengeluh lantaran gaji atau penghasilan tetap (Siltap) yang diterima turun sekitar Rp 200 ribu.
"Sebelumnya gaji saya Rp 1950.000, namun sejak bulan Januari turun menjadi Rp 1.790.000,"kata Warko Waluyo Kasie Pelayanan Desa Kedungmalang, Kecamatan Sumbang, Kamis (1/3/2018).
Menurutnya penurunan Siltap atau gaji Perdes dampak penurunan Alokasi Dana Desa (ADD) yang diterima setiap desa. Ia mencontohkan Desa Kedungmalang yang sebelumnya menerima ADD tiap bulan Rp 451 juta, kemudian turun menjadi Rp 407 juta, dan turun lagi Rp 390 juta. Otomatis dengan turunya ADD yang diterima setiap desa berdampak terhadap gaji atau Siltap Perangkat Desa.
Kepala Desa Kutaliman, Kedungbanteng, Agus Listia, menjelaskan penurunan Siltap perangkat desa dampak penurunan dana ADD di Banyumas sebesar Rp 6 miliar, yang digunakan untuk pembiayaan Pemilihan Bupati (Pilbup) 2018.
Karena itu, kata Agus otomatis ADD yang diterima setiap desa mengalami penurunan, sehingga berdampak terhadap Siltap Perdes. Padahal, selama ini ADD yang diterima setiap desa digunakan untuk operasional penyelengaraan pemerintahan,gaji perdes, dan honor BPD. (Dri/KR)

No comments

Powered by Blogger.